bejo encis

74 Added | 12 Magazines | 1 Follower | @bejoencis | March 9

Arti Kesetiaan | Sebuah Kisah Nyata Yang Wajib Dibaca Kisah nyata yang bagus sekali untuk contoh kita semua yang saya dapat dari millis sebelah (kisah ini pernah ditayangkan di MetroTV). Ini cerita nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia. Apa yg diutarakan beliau adalah sangat benar sekali. Silakan baca dan dihayati. Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga, seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari, ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-kata: “sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak-anaknya: “Anak-anakku… Jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah.. tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat, kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.” “Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.” Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa. Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yang hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita..” Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan”. “Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…” **moga cerita ini bermanfaat untuk anda renungkan arti kesetiaan

BEKERJALAH SEKERAS-KERASNYA, MAKA MEREKA AKAN KEHILANGAN CINTAMU SELAMA-LAMANYA Suatu saat, ketika si ayah pulang kerja, anak lelaki kecilnya datang dan bertanya, "Yah, boleh aku bertanya?" Ayahnya menjawab, "Tentu Nak, ada apa?" Si anak melanjutkan, "Yah, berapa banyak uang yang Ayah dapat dalam satu jam?" Si Ayah sedikit marah dan berkata, "Itu bukan urusanmu. Kenapa kau bertanya hal seperti itu?" Si anak menjawab, "Aku hanya ingin tahu. Ya itu Yah, berapa banyak yang Ayah dapat dalam satu jam?" Si Ayah pun menjawab, "Rp. 50.000 per jam." "Oh," si Anak kecil itu mengeluh dan kepalanya tertunduk. Lalu dia mendongak dan berkata, "Yah, aku boleh pinjam uang ayah Rp. 30.000 ya?" Sang Ayah marah dan berkata, "Kalau kamu bertanya penghasilan Ayah hanya agar kamu bisa meminjam uang untuk membeli mainan konyol atau omong kosong lainnya, lebih baik kamu tidur saja sana. Jangan kamu egois memikir kepentinganmu sendiri. Ayah bekerja keras setiap hari dan tidak suka kalau kamu kekanak-kanakan seperti itu." Anak kecil itu diam-diam pergi ke kamarnya dan menutup pintu. Pria itu duduk dan masih jengkel sekali dengan pertanyaan anaknya. Beraninya dia mengajukan pertanyaan seperti itu hanya untuk mendapatkan uang? Satu jam lebih berselang, si ayah mulai tenang, dan berpikir, "Mungkin ada sesuatu yang benar-benar dibutuhkan anakku dengan Rp. 30.000 dan nyatanya anakku jarang sekali minta uang!"  Pria itu pergi ke kamar anaknya dan membuka pintu. "Sudah tidur, Nak?" tanyanya. "Belum Yah, aku masih terjaga," jawab si anak. "Ayah rasa tadi ayah terlalu keras padamu Nak," kata pria itu. "Ayah melalui hari yang panjang dan melelahkan. Jadi pertanyaan kamu tadi membuat ayah jengkel. Ini Nak, Rp. 30.000 yang kau minta." Anak kecil itu duduk tegak dan tersenyum, "Oh terima kasih Ayah!" dia berteriak. Kemudian, dia menggapai dompet di bawah bantalnya dan membukanya. Sang ayah yang melihat anaknya sudah punya uang di dalam dompet itu, kembali marah. Tetapi si anak perlahan-lahan menghitung uang, kemudian menatap ayahnya. "Mengapa kamu minta uang lagi kalau kamu sebenarnya sudah punya?" Ayah menggerutu. "Ayah, tadinya aku tidak punya cukup uang, tapi sekarang aku punya," jawab anak kecil itu. "Ayah sekarang aku punya Rp. 50.000. Boleh ya aku membeli satu jam dari waktu ayah? Besuk Ayah pulang lebih awal ya. Aku ingin sekali makan malam dengan Ayah." Ayahnya pun tercengang. Moral: Ini hanya pengingat untuk Anda semua yang selalu bekerja begitu keras dalam hidup Anda! Kita seharusnya tidak membiarkan waktu kita habis hanya untuk bekerja keras sementara mengabaikan orang-orang yang sangat berharap bisa berkumpul dengan kita. Jika kita besuk mati, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari. Tapi keluarga & teman-teman yang kita tinggalkan pastilah merasakan kehilangan selama-lamanya.  Begitu lebih berharganya-kah waktu kita untuk bekerja sekeras-kerasnya sampai tidak menyisakan waktu untuk keluarga yang benar-benar menyayangi kita? 

5 Gejala Kanker Payudara Yang Bisa Diamati Secara Fisik Yang Anda tahu mungkin tanda kanker payudara adalah ketika ada benjolan yang muncul di payudara atau di ketiak. Namun, benjolan belum tentu menentukan bahwa ia bersifat gaanas atau tidak. Andrew Putnam, direktur Program Palliative Care di Lombardi Comprehensive Cancer Center dan Georgetown University, mengatakan seperti dilansir MSN bahwa "terkadang benjolan kanker tertanam jauh di dalam jaringan payudara, dan saking padatnya, sampai tak terasa." Sebenarnya sangat penting untuk mengamati beberapa gejala lain yang biasa ditemui pada penderita kanker payudara. Lima gejala lain yang kurang dikenal oleh wanita yang menunjukkan kanker payudara adalah sebagai berikut. Gatal, sakit dan memerah Gejala kanker payudara adalah ketika ada rasa panas ketika disentuh, dan payudara tersebut meradang. Dibandingkan kasus tumor payudara pada umumnya, gejala ini lebih menunjukkan sebuah peradangan yang disebabkan oleh kanker. Payudara juga menjadi bengkak, sakit, kulitnya kemerahan dan bersisik. Dan apabila diperhatikan lebih lanjut, warnanya akan berubah jadi keunguan seperti memar. Pada tahap selanjutnya, ia akan berlesung pipit atau berubah karakternya seperti kulit jeruk. Rasa sakit ini mirip dengan nyeri saat PMS, namun, rasa gatalnya akan menunjukkan reaksi alergi dan tidak hilang hanya dalam beberapa hari. Sel kanker di dalam payudara akan cepat memblokir pembuluh darah yang memberi makanan pada kulit, inilah sebabnya terasa panas, dan meradang. Nyeri punggung bagian atas Biasanya spesialis tulang belakang akan terlebih dahulu mencari tanda-tanda tumor apabila seorang wanita mengalami keluhan nyeri punggung. Tentunya disesuaikan dulu dengan tanda lain akan kanker payudara. Namun, biasanya, rasa sakitnya berawal dari belakang bagian atas antara tulang belikat, nyeri otot tendon serta osteoarthritis tulang belakang. Hal ini dapat terjadi karena tumor payudara berkembang dalam jaringan kelenjar payudara, yang menyebar ke seluruh area dada. Dan pertumbuhan tumor tersebut mendorong mundur ke arah tulang rusuk dan tulang belakang. Nyeri yang dihasilkan dapat dirasakan di punggung ketimbang di payudara. Ngerinya lagi, kanker payudara ini dapat bermetastasis dan menjadi kanker tulang sekunder. Perubahan puting Gejala lain ditunjukkan lewat perubahan puting susu. Biasanya, puting susu sensitif akan sentuhan, namun saar mengalami kanker payudara kesensitifan ini menurun sangat drastis. Kemudian biasanya kulit puting menjadi berkerak, bersisik dan meradang. Hal ini disebabkan karena sebagian tumor yang tumbuh menempel pada kulit sehingga menarik puting dan menyebabkan iritasi serta infeksi. Perubahan bentuk payudara Tidak semua tumor payudara ditandai dengan benjolan yang keras di payudara. Namun, biasanya bentuk payudara akan mengalami perubahan drastis. Payudara yang terkena kanker, bentuknya bisa lebih oval, atau turun ke bawah dan mencuat ke satu sisi. Perhatikan bentuk payudara Anda dengan seksama, kemudian coba lihat dari samping kanan dan kiri, apakah bentuknya sama? Pembengkakan atau benjolan di ketiak Kanker kelenjar getah bening biasanya ditunjukkan dengan rasa sakit di area leher dan tenggorokan. Namun, penyebaran pertama di awali dari ketiak. Cairan limfatik, mengalir dari payudara sehingga ada benjolan yang terbentuk di area ketiak. Bahkan, ketika dirasakan dengan jemari Anda, Anda akan merasakan seperti ada benjolan yang keras dan melekat. Hal ini bisa terjadi karena kelenjar getah bening di dalam ketiak sangat dekat areanya dengan payudara. Sehingga memberikan kemungkinan menunjukkan gejala kanker payudara.

:: Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing ::  Ada hadits yang membicarakan tentang keutamaan memberikan minum pada hewan. Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan untuk berbuat baik pada setiap makhluk termasuk pula hewan. Di antara hadits yang diangkat adalah membicarakan wanita pezina yang memberi minum pada anjing dan akhirnya ia mendapatkan pengampunan dosa. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, « بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِى بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِى كَانَ بَلَغَ مِنِّى. فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلأَ خُفَّهُ مَاءً ثُمَّ أَمْسَكَهُ بِفِيهِ حَتَّى رَقِىَ فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّ لَنَا فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ لأَجْرًا فَقَالَ « فِى كُلِّ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ » “Ketika seorang laki-laki sedang berjalan, dia merasakan kehausan yang sangat, lalu dia turun ke sumur dan minum. Ketika dia keluar, ternyata ada seekor anjing sedang menjulurkan lidahnya menjilati tanah basah karena kehausan. Dia berkata, ‘Anjing ini kehausan seperti diriku.’ Maka dia mengisi sepatunya dan memegangnya dengan mulutnya, kemudian dia naik dan memberi minum anjing itu. Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kita bisa meraih pahala dari binatang?” Beliau menjawab, “Setiap memberi minum pada hewan akan mendapatkan ganjaran.” (HR. Bukhari no. 2363 dan Muslim no. 2244) Juga dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَنَّ امْرَأَةً بَغِيًّا رَأَتْ كَلْبًا فِى يَوْمٍ حَارٍّ يُطِيفُ بِبِئْرٍ قَدْ أَدْلَعَ لِسَانَهُ مِنَ الْعَطَشِ فَنَزَعَتْ لَهُ بِمُوقِهَا فَغُفِرَ لَهَا “Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu menngelilingi sumur tersebut sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya (lalu menimba air dengannya). Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” (HR. Muslim no. 2245). Beberapa faedah dari hadits di atas: 1- Yang dimaksud dengan hewan yang ditolong adalah hewan yang dihormati yang tidak diperintahkan untuk dibunuh. Memberi minum pada hewan itu akan meraih pahala. Memberi makan juga termasuk bentuk berbuat baik padanya. Demikian penjelasan dari Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (14: 214). 2- Boleh bersafar seorang diri tanpa membawa bekal selama tidak khawatir kesulitan berat saat safar. (Fathul Bari, 5: 42). 3- Hadits di atas juga berisi motivasi untuk berbuat baik pada manusia. Jika dengan memberikan minum pada anjing bisa mendapatkan pengampunan dosa, maka memberi minum pada manusia tentu pula akan mendapatkan pahala yang besar. (Idem) 4- Boleh memberikan sedekah sunnah pada orang musyrik selama tidak ada yang muslim. Namun jika ada, ia lebih berhak. (Idem) 5- Jika ada hewan yang butuh minum, manusia pun demikian, maka manusia yang lebih didahulukan. (Idem) 6- Memberikan minum pada hewan yang membutuhkan termasuk pula anjing akan menuai pahala dan terhapusnya dosa. 7- Besarnya karunia Allah dan keluasan rahmat-Nya. Dia membalas dengan balasan yang besar atas perbuatan yang sedikit. Allah mengampuni dosa orang tersebut hanya dengan sedikit perbuatan, yaitu dengan memberi minum anjing. 8- Seorang muslim pelaku dosa besar tidak divonis kafir. Bisa jadi Allah mengampuni dosa besar tanpa taubat karena dia melakukan kebaikan yang dengannya Allah mengampuninya. Wanita pezina itu diampuni bukan karena taubatnya, namun karena dia memberi minum anjing, sebagaimana hal itu jelas terlihat dari hadits. Tidak mengkafirkanseorang muslim karena suatu dosa adalah sesuatu yang ditetapkan di dalam syariat Taurat, juga dalam syariat Islam.

..:::Tanda-Tanda Hati Yang Sudah Keras dan Mati :::.. Pada kesempatan kali ini, marilah kita renungkan bersama beberapa tanda hati yang mati. Mungkin saja salah satu diantaranya sempat, pernah bahkan bisa jadi sedang kita lakukan saat ini. 14 tanda hati yang mati adalah sebagaiberikut : 1. Tarkush sholah, berani meninggalkan sholat fardhu secara disengaja. 2. Adzdzanbu bil farhi, tenang tanpa merasa berdosa padahal sedang melakukan dosa besar (QS. Al-A’raf : 3). 3. Karhul Qur’an, tidak mau membaca Al-Qur’an walau satu ayat sekalipun. 4. Hubbul ma’asyi, terus menerus berbuat maksiat bahkan mencintainya. 5. Asikhru, sibuknya hanya mempergunjing dan buruk sangka serta merasa dirinya selalu lebih baik dan suci. 6. Ghodbul ulama-i, sangat benci dengan nasehat baik dari ulama. 7. Qolbul hajari, tidak ada rasa takut akan peringatan kematian, kuburan dan akhirat. 8. Himmatuhul bathni, gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yang penting kaya dan senang. 9. Anaaniyyun, tidak mau tau atau masa bodoh pada keadaan orang lain, bahkan pada keluarganya sendiri sekalipun menderita. 10.Al-intiqoom, pendendam yang hebat. 11. Albukhlu, sangat pelit baik pada diri sendiri apalagi orang lain. 12. Ghodhbaanun, cepat marah karena keangkuhan dan dengki. 13. Asysyirku, syirik dan percaya sekali kepada dukun dan prakteknya. Semoga kita dijauhkan dari 14 tanda hati yang mati tersebut dan semoga Alloh subhaanahu wata’ala menghiasi hati kita dengan keindahan iman dan kemuliaan akhlak. #AAMIIN 

Xixixixixixi......

6°43'27.2"S 108°34'27.2"E

..:: Hukum Shalat Sambil Menahan Kencing dan Kentut ::.. Bagaimana jika seseorang shalat menahan kentut, apakah shalatnya sah? Ada hadits yang bisa menjawab hal ini, yaitu hadits dari ‘Aisyah. Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ صَلاَةَ بِحَضْرَةِ الطَّعَامِ وَلاَ وَهُوَ يُدَافِعُهُ الأَخْبَثَانِ “Tidak ada shalat ketika makanan telah dihidangkan, begitu pula tidak ada shalat bagi yang menahan akhbatsan (kencing atau buang air besar).” (HR. Muslim no. 560). Bagi ulama yang berpendapat bahwa khusyu’ termasuk dalam kewajiban dalam shalat, berarti maksud kata “laa” dalam hadits menunjukkan tidak sahnya shalat dengan menahan kencing. Sedangkan menurut jumhur atau mayoritas ulama bahwa khusyu’ dihukumi sunnah, bukan wajib. Sehingga “laa” yang dimaksud dalam hadits adalah menafikan kesempurnaan shalat atau hadits itu diartikan “tidak sempurna shalat dari orang yang menahan kencing”. Jika demikian, bagaimana hukum menahan kencing atau buang air saat shalat? Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin menjelaskan bahwa jika cuma merasakan ingin buang air kecil atau air besar tanpa menahannya, seperti itu masih dibolehkan shalat. Dalam hadits dikatakan kencing atau buang air yang membuat masalah hanyalah jika ditahan. Bila tidak dalam keadaan menahan, maka tidak masalah untuk shalat karena hati masih bisa berkonsentrasi untuk shalat. Syaikh Ibnu Utsaimin juga menyatakan bahwa menahan kentut (angin) sama hukumnya seperti menahan kencing dan buang air besar. Menurut jumhur (mayoritas) ulama, menahan kentut dihukumi makruh. Imam Nawawi berkata, “Menahan kencing dan buang air besar (termasuk pula kentut, -pen) mengakibatkan hati seseorang tidak konsen di dalam shalat dan khusyu’nya jadi tidak sempurna. Menahan buang hajat seperti itu dihukumi makruh menurut mayoritas ulama Syafi’iyah dan juga ulama lainnya. Jika waktu shalat masih longgar (artinya: masih ada waktu luas untuk buang hajat, -pen), maka dihukumi makruh. Namun bila waktu sempit untuk shalat, misalnya jika makan atau bersuci bisa keluar dari waktu shalat, maka (walau dalam keadaan menahan kencing), tetap shalat di waktunya dan tidak boleh ditunda.” Imam Nawawi berkata pula, “Jika seseorang shalat dalam keadaan menahan kencing padahal masih ada waktu yang longgar untuk melaksanakan shalat setelah buang hajat, shalat kala itu dihukumi makruh. Namun, shalat tersebut tetaplah sah menurut kami ulama Syafi’i dan ini yang jadi pendapat jumhur atau mayoritas ulama.” (Syarh Shahih Muslim, 5: 46)

YANG PALING KUAT BESI itu kuat, tapi API mampu meleburkannya API itu kuat, tapi AIR mampu memadamkannya AIR itu kuat, tapi AWAN mampu menyerapnya AWAN itu kuat, tapi ANGIN mampu menolaknya ANGIN itu kuat, tapi BUKIT mampu menghalanginya BUKIT itu kuat, tapi MANUSIA mampu menghancurkannya MANUSIA itu kuat, tapi NAFSU mampu menundukannya NAFSU itu kuat, tapi IMAN mampu mengalahkannya Tapi bila IMAN KUAT, tidak ada yang mampu mengalahkannya Ya ALLAH.. Kuatkan IMAN kami dimana saja kami berada Aamiin..

Gif

Tak gendong....

Nice

Persian pet show

Hahaha....